Dua orang angkuh
jumpa di satu pesta
hingga saat berpisah
tidak bertegur sapa
tapi mereka saling melirik
menakar keangkuhan masing-masing
pulang ke rumah
mereka tak bisa lagi membantah
antara mereka
telah terjalin
semacam tegur sapa
tanpa kata-kata
demikianlah
dua orang angkuh
bertemu
dalam rindu
yang semakin dibunuh
semakin tumbuh
siapa yang kalah
siapa yang mulai menyerah
tak ada yang bisa menebak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar