Rabu, 15 Februari 2012

EKSKAVASI


Rasa ingin tahu itu mungkin seperti seseorang menemu
buku harian kekasihnya, mencari rahasia yang tak diceritakan padanya
menggelitik

Rasa ingin tahu itu barangkali seperti seseorang menanti
mati, meraba-raba siapa yang akan menerkam dari balik kegelapan
menggelisahkan

Rasa ingin tahu itu adalah perasaan kita saat melakukan penggalian
pertama, lalu mendapati cangkang kerang dan cawan yang telinganya hilang
menggembirakan

Aku tertawa kecil sambil melempar kerikil ke kakimu saat kau bilang
mungkin seperti ini perasaan Reinhard ketika berjumpa dengan Juanita*
gadis rapuh yang sekaligus begitu kuat melewati tahun-tahun yang berat
meski tak ia lihat salju telah menjadi balok es di Nevado Ampato

Kukatakan, para penggali akan selalu datang untuk mencuri kisah
yang hendak disembunyikan bumi, kemudian menuliskannya di buku tua mereka
menghidupkan cerita tentang tulang belulang yang pernah
menjadi penguasa ataupun sahaya pada suatu kala

“Siapakah yang paling berhak atas masa lalu?”

Sejak itu, kau lebih sering menggali mencari Juanitamu sendiri
dan aku lebih sering menimbun rindu yang semakin merimbun
Sementara cangkang kerang telah menjadi artefak
atas sejumlah kenang yang pernah kita catatkan di bukit kapur itu

Setelah kau menemukannya, bolehlah kau bertanya padaku
“Siapakah yang paling berhak atas masa lalu?”




*Johan Reinhard, arkeolog yang menemukan mumi anak perempuan pertama pada tahun 1995 di Peru, Amerika Selatan.

1 komentar:

  1. Setelah aku berkunjung kemari, jangan lupa jenguk juga ya ke blog aku utk like n komen dan tentu untuk saling berbagi informasi, terutama aku ini ingin memindahkan pengikut yg ada di dasbor agar bisa seperti kamu. Aku tunggu ya.

    BalasHapus